Do it for her.
satu waktu aku menatap foto-foto kecil itu. dia sangat percaya diri, menyenangkan dan sangat mahir berselfie. wajahnya yang belum tau bagaimana rasanya kehilangan. tatapan yang belum belajar bagaimana cara menurunkan ekspektasi. dan hati yang dipenuhi banyak mimpi. di masa itu, dia sama sekali tidak meragukan semua mimpinya. seiring waktu, dunia mengajarkan banyak hal. cara bertahan. cara beradaptasi. dan cara menjadi "masuk akal". aku menyebutnya " Tumbuh Dewasa". padahal disaat yang sama, aku ternyata mulai menjauh dari diriku sendiri. aku pikir jiwa kecil itu sudah jauh pergi- tertinggal di masa lalu, dalam kenangan. dan di foto yang hanya dilihat sesekali. oh ternyata tidak. dia masih ada, masih hidup. masih tinggal di dalam diriku sampai detik ini. dia muncul di momen-momen senyap. saat dalam hati aku bertanya apakah semua usaha ini akan sepadan. saat tubuh lelah, ternyata hati jauh lebih lelah. saat aku ingin berhenti karena me...