you're worthy.

membangun pondasi perasaan untuk berani menolak dan berani untuk mengakui.  apa yang membuatmu takut untuk menolak? apa yang membuatmu enggan untuk mengakui? 
terlalu banyak pertanyaan di logikamu yang dimana hatimu lantang menjawab bahwa kamu tidak ingin menerima penolakan dan benci saat ditinggalkan, pun saat orang lain ingin menyelamatkanmu, bibirmu sangat mahir untuk merangkai ucapan dan meyakinkan mereka dengan "i'm ok with that",  disaat itupun isi hati dan logikamu bermusuhan.  yang satu tersakiti dan yang satu lagi ingin divalidasi. 
   penolakan dan ditinggalkan adalah 2 hal yang saat ini dirasa masih berat untuk diterima, dan secara tidak langsung pun kita merasa telah ditolak dan juga ditinggalkan oleh diri kita sendiri, yang membuat kita merasa tidak cukup, dan sekaligus merasa tidak puas. setiap kita mengatakan "ya" padahal kita bermaksud untuk "tidak" saat itupun kita muncul sebagai seseorang yang menurut kita diinginkan orang lain namun bukan sebagai diri kita yang sebenarnya.
    seseorang berkata padaku, ubahlah definisi penolakan menjadi sebaliknya. penolakan adalah perlindungan tuhan, bayangkan tuhan berkata padamu bahwa kamu tidak ditolak, tuhan hanya menyembunyikanmu karena mereka yang pernah menolakmu tidak ditugaskan ada pada jalan takdirmu,  

jadi percayalah, dan aku juga sangat percaya padamu bahwa kamu tidak akan menghilangkan identitasmu saat kamu menerima penolakan maupun ditinggalkan, karena....

kamu berharga, dan kamu akan ditemukan oleh jalan takdir yang akan menerimamu, apapun keadaanya.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pinicha's birthday letter

betrayed

Si Rebel Baik Hati